• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Direktorat Kemitraan dan Relasi Global
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang DKRG
    • Profil DKRG
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Layanan Kerja Sama
    • Alur Pengajuan Kerja Sama
    • Dokumen Pendukung Kerja Sama
  • Kontak
  • Beranda
  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • Jalin Kembali Kerja Sama TVRI dan UGM

Jalin Kembali Kerja Sama TVRI dan UGM

  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • 13 November 2019, 04.42
  • Oleh: radenrorovinamutiara
  • 0

Dalam rangka menciptakan harmoni dan sinergi kerja sama antara akademisi dan lembaga penyiaran publik, UGM dan TVRI kembali menjalin kerja sama dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini diwujudkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama yang disaksikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Sahid Hotel Yogyakarta pada tanggal 30 Oktober 2019 bertepatan dengan acara TVRI Gathering ‘Greget Nyawiji’ yang diselenggarakan oleh TVRI Yogyakarta.

Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional sebagai perwakilan Rektor UGM menyampaikan apresiasinya atas terwujudnya MoU tersebut sebagai landasan peningkatan kerja sama kedua belah pihak yang sudah terjalin dengan baik.

Penyiaran informasi publik terkait Tridharma Perguruan Tinggi melalui TV nasional menjadi jalur komunikasi publik yang efektif. Melalui MoU ini kerja sama dalam bidang yang telah disepakati akan semakin erat dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

“Program-program TVRI harus selalu diukur perannya dalam menumbuhkan masyarakat sipil yang sehat, baik dalam program informasi ataupun hiburan. Karena TVRI telah menjadi TV publik, maka ia perlu melakukan berbagai transformasi nilai dari kultur melayani pemerintah, menjadi bagian dalam melayani nilai-nilai civil society disertai kerja untuk menumbuhkan kepercayaan dan kecintaan masyarakatnya. Oleh karena itu, perlu transfomasi organisasi kompetitif yang berbasis pada standardisasi dan kualitas,” ungkap Sultan.

Sultan menambahkan bahwa dalam aspek politik, TVRI harus mampu mempertahankan independensi dan netralitas. Disisi lain, TV publik harus berperan melakukan pencerahan ketika ruang publik yang menjadi muara kehidupan nilai-nilai sosial budaya dan politik belum sepenuhnya berdiri kokoh. Karakter TV publik harus mencerminkan identitas kebangsaan lewat penghormatan atas keberbedaan dengan memberikan kesempatan bagi kaum minoritas.

“Dirgahayu TVRI diusianya yang ke-57. Selamat menghadapi tantangan baru dengan tetap kukuh berakar sebagai khittah jati dirinya yang berlandaskan 4 filosofi yaitu independen, inspiratif, cerdas dan edukatif,” tutup Sultan.

Sementara itu Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo RI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, dalam sambutannya mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika menyampaikan bahwa,  TVRI adalah sejarah panjang yang bisa dirasakan, salah satunya adalah membuat terobosan yang sangat fenomenal di awal berdirinya dengan menyiarkan secara langsung Asian Games di Jakarta. TVRI mempunyai kepentingan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, selain itu juga menjadi TV publik yang ikut berkomitmen untuk memberikan pencerahan, pendidikan, serta ikut membangun kohesifnes sosial.

Di era sekarang post truth yang benar adalah yang membuat narasi yang bagus, masyarakat sering diacuhkan dengan informasi yang tidak jelas kebenarannya. “Bersama-sama mari TVRI menjadi media yang peduli terhadap berita yang benar,” ujar Widodo.

Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, M.PA, Ak., menyampaikan keberhasilan TVRI dalam dua tahun ini yaitu adanya lonjakan besar dengan melakukan transformasi sehingga lebih dikenal luas dan semakin sering ditonton oleh masyarakat Indonesia. Helmi turut memuji prestasi TVRI Yogyakarta sebagai stasiun TVRI terbaik Daerah yang memberikan sumbangsih terbesar bagi TVRI Indonesia dengan prestasi yang membanggakan. Hal ini dapat  dilihat dengan segmen tayangan pada sore hari yang berhasil menduduki nomor 6 dari 15 stasiun TV bersiaran nasional yang ada di Yogyakarta. Begitupun pada TVRI pusat menduduki posisi 9 dari 15 stasiun TV yang ada, yang sebelumnya pada tahun 2017 menduduki posisi 15.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar UGM

  • Suhu Bumi Meningkat, Waspada Bencana Kekeringan dan Angin Kencang
  • Hutan RI Tidak Sedang Baik-baik Saja
  • Gandeng RPN dan Fuji Oil, UGM Tanam Kakao di Cilacap
  • Kemiskinan Ekstrem di Ngada, Ekonom UGM Dorong Kebijakan Lebih Berbasis Realitas
  • Dari Nyadran hingga Halal Bihalal, Jejak Tradisi Lebaran di Indonesia
  • UGM Tempatkan 28 Bidang Ilmu dalam QS WUR by Subject 2026, Tiga Masuk Top 100 Dunia
  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Pangan Berpotensi Naik
  • Kunjungan Wisata Meningkat di Libur Lebaran, Masyarakat Diimbau Tidak Buang Sampah Sembarangan
  • Marak OTT Kepala Daerah, Biaya Politik Tinggi dan Lemahnya Sistem Pengawasan 
  • Menjaga Kesehatan dan Kebugaran di Tengah Perjalanan Mudik
Universitas Gadjah Mada

Direktorat Kemitraan dan Relasi Global

Gedung Pusat UGM, Lt. 2 Sayap Selatan, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
(0274) 649 1928
dit.ka@ugm.ac.id

TENTANG KAMI

  • Struktur Organisasi
  • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Alur Pengajuan Kerja Sama
  • Dokumen Pendukung Kerja Sama

Sosial Media Internasional

Sosial Media Kerja Sama Dalam Negeri

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju