Yogyakarta, 4 Maret 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), pengelola jaringan Mayapada Hospital Group (MHG), salah satu penyedia layanan kesehatan swasta terkemuka di Indonesia yang tergabung dalam Mayapada Group. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada.
President Director and CEO PT SRAJ, Navin Sonthalia, hadir bersama jajaran pimpinan dari berbagai cabang Mayapada Hospital Group di Indonesia. Rombongan diterima langsung oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., serta pimpinan unit terkait. Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan antara institusi pendidikan tinggi dan industri layanan kesehatan, sejalan dengan semangat Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Dalam sambutannya, Navin Sonthalia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan penyedia layanan kesehatan dalam menghadapi dinamika sektor kesehatan yang terus berkembang. Menurutnya, perkembangan teknologi medis serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan menuntut tersedianya tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada inovasi.
Ia menyampaikan “Kerja sama antara Mayapada Hospital Group dan UGM diharapkan dapat mendorong pengembangan sumber daya manusia kesehatan, memperkuat penelitian klinis, serta memfasilitasi penerapan teknologi kesehatan terbaru yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat”.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Mayapada Hospital Group kepada UGM sebagai mitra akademik. Menurutnya, kemajuan pendidikan dan layanan kesehatan tidak dapat dicapai secara terpisah, melainkan memerlukan sinergi erat antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan industri kesehatan.
“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan pendidikan dokter spesialis, penelitian klinis, serta inovasi teknologi kesehatan, termasuk pengembangan alat diagnostik berbasis teknologi mutakhir. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan pendidikan kesehatan yang berkualitas serta mendorong inovasi medis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas).
Melalui kolaborasi ini, UGM dan Mayapada Hospital Group berharap dapat memperkuat ekosistem riset dan inovasi di bidang kesehatan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional. Sinergi antara dunia akademik dan industri layanan kesehatan diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
(Penulis: Jemy Partianto | Editor: Johan S.M.A. | Fotografer: Anindya Rizky R.)
