Bali, 14 Juli 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih Indonesia Solar Award 2026 untuk kategori Educational Institutions/Universities Solar Award, dengan predikat Leading University in Supporting Solar Energy Development dari Institute for Essential Services Reform (IESR) . Penghargaan diumumkan dalam rangkaian Indonesia Solar Summit 2026 yang berlangsung di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Bali.
Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, UGM masuk dalam tiga besar nominee kategori Institusi Pendidikan bersama Universitas Airlangga dan Universitas Sebelas Maret. Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada sesi Solar Archipelago dalam agenda hari pertama Indonesia Solar Summit 2026, Selasa, 14 Juli 2026 oleh H.E. Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) didampingi Fabby Tumiwa, Chief Executive Officer IESR. Penghargaan untuk UGM diterima oleh Dr. Ir. I Wayan Mustika, S.T., M.Eng. selaku Tim Ahli Solar Panel UGM.
Solar Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada institusi yang menunjukkan kontribusi nyata dalam mempercepat pengembangan dan pemanfaatan energi surya di Indonesia. Penghargaan ini juga ditujukan untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan praktik baik, inovasi, serta kepemimpinan yang dapat direplikasi oleh berbagai pemangku kepentingan.
Pada kategori universitas, penilaian mencakup integrasi energi surya dalam kegiatan pembelajaran, riset, laboratorium, praktik pengelolaan kampus, serta pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang energi terbarukan. Dengan cakupan tersebut, penghargaan ini mencerminkan pengakuan terhadap peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pengguna teknologi energi bersih, tetapi juga sebagai pusat pengembangan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia.
Capaian tersebut sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung akses terhadap energi yang bersih dan berkelanjutan (SDG 7), memperkuat pendidikan dan pengembangan kompetensi di bidang energi terbarukan (SDG 4), serta mendorong inovasi dan infrastruktur rendah karbon (SDG 9). Pemanfaatan energi surya juga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim (SDG 13) dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, serta masyarakat dalam mempercepat transisi energi nasional (SDG 17).
Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi UGM untuk terus memperluas penerapan energi surya, memperkuat riset dan inovasi, serta membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung terwujudnya masa depan energi Indonesia yang bersih, tangguh, dan berkeadilan.

(Penulis: Johan S.M.A, Editor: Jemy Partianto, Fotografer: I Wayan Mustika)