• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Direktorat Kemitraan dan Relasi Global
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang DKRG
    • Profil DKRG
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Layanan Kerja Sama
    • Alur Pengajuan Kerja Sama
    • Dokumen Pendukung Kerja Sama
  • Kontak
  • Beranda
  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • UGM DAN BNPB PERKUAT KERJA SAMA DI BIDANG INSTRUMENTASI PERINGATAN DINI BENCANA LONGSOR

UGM DAN BNPB PERKUAT KERJA SAMA DI BIDANG INSTRUMENTASI PERINGATAN DINI BENCANA LONGSOR

  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • 10 April 2018, 08.48
  • Oleh: admin
  • 0

Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang Pemasangan Instrumentasi Peringatan Dini Bencana Longsor Tahun Anggaran 2018. Penandatangan dilaksanakan di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM Lantai 2 Sayap Utara, Kamis, 5/4/2018.

Dalam penandatangan ini UGM dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M, dan dari pihak BNPB dilakukan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Ir. Bernardus Wisnu Widjaja, M.Sc..

Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah untuk pemasangan sistem peringatan dini (early warning system) di lokasi rawan bencana longsor pada daerah pariwisata, yang meliputi Kabupaten Tidore Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kota Kendari, Kabupaten Buton, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Bima, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Demak, Kota Semarang, Kabupaten Bogor, Kota Cilegon, Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Muko Muko, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Kota Sibolga serta untuk meningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana longsor untuk membentuk desa tangguh bencana.

Dalam kerja sama ini para pihak sepakat untuk menerapkan teknologi peringatan dini bencana longsor dengan pemasangan sistem peringatan dini bencana longsor berbasis curah hujan dan kondisi geologi setempat, untuk meminimalkan dampak korban jiwa dan kerugian harta benda akibat bencana tanah longsor.

Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UGM karena senantiasa memberikan dukungan untuk menghasilkan karya-karya dalam pengelolaan bencana selama 11 tahun terakhir atau semenjak tahun 2017. “Dalam menyikapi kondisi negara yang senantiasa dianggap sebagai supermarket bencana, kita seharusnya berpikir ulang bahwa inilah laboratorium bencana dan kita harus bisa memanfaatkan”, ujarnya. Agar terus unggul di bidang pengelolaan kebencanaan, kata Wisnu Widjaja, para ilmuwan termasuk di UGM diharapkan tidak hanya mengandalkan hard science, namun juga kuat di social science. Keduanya digarap bersamaan dengan harapan Indonesia bisa terus memimpin.

Sebagai laboratorium bencana dan unggul dalam pengelolaan bencana, menurut Wisnu Widjaja, orang asing yang masuk ke Indonesia bisa belajar. Pemberian ISO 22327 di bidang tanah longsor menjadi bukti dan Indonesia nomor satu untuk bidang ini. Para ahli gunung di Jepang pun mengakui sistem untuk emergency management di Indonesia dinilai lebih kuat  dibanding Jepang. Oleh karena itu Indonesia seharusnya lebih percaya diri dan ini tentu menjadi peluang bagi peneliti agar prospek dan peluangnya lebih bisa di tingkatkan lagi, “ujar Wisnu.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa UGM merasa senang bisa bekerja sama dengan BNPB karena dari sini UGM bisa mengembangkan early warning system hingga ke level dunia dan mendapat pengakuan dari ISO. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan sekaligus memperteguh kepercayaan diri. “Kemajuan inovasi maupun teknologi bisa cepat berkembang kalau kita bekerja sama, baik dengan pemerintah maupun dunia industri, masyarakat”, katanya.

 

Kabar UGM

  • Belajar Sains Sederhana dan Menyenangkan, Mahasiswa KKN UGM Gelar Festival Roket Air 
  • Pasar Modal Rentan Guncangan Spekulatif, Ekonom UGM Desak Transparansi dan Keterbukaan Informasi
  • Miliki 66 Pulau, Puspar UGM Dorong Pengembangan Wisata Minat Khusus di Kota Tual
  • UGM Buka Kuota 10.000 Calon Mahasiswa Baru
  • RI Miliki 31.750 Flora dan 744 Ribu Fauna, UGM dan BRIN Dorong Penguatan Riset Biodiversitas
  • Alumni UGM Perkuat Kesehatan Mental Anak dan Remaja di Bali 
  • Sosiolog UGM Dorong Penegakan Hukum Berkeadilan Budaya di Yogyakarta
  • Kuliah Sambil jadi Ojol Makanan, Aji Ramadan Bisa Lulus Cumlaude Sarjana Hukum di UGM
  • Mahasiswa KKN UGM Kenalkan Teknologi Bakar Sampah Minim Polusi
  • UGM Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Penyandang Disabilitas
Universitas Gadjah Mada

Direktorat Kemitraan dan Relasi Global

Gedung Pusat UGM, Lt. 2 Sayap Selatan, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
(0274) 649 1928
dit.ka@ugm.ac.id

TENTANG KAMI

  • Struktur Organisasi
  • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Alur Pengajuan Kerja Sama
  • Dokumen Pendukung Kerja Sama

Sosial Media Internasional

Sosial Media Kerja Sama Dalam Negeri

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju