• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • IT Center
  • Library
  • Research
  • Webmail
Universitas Gadjah Mada Direktorat Kemitraan dan Relasi Global
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang DKRG
    • Profil DKRG
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Layanan Kerja Sama
    • Alur Pengajuan Kerja Sama
    • Dokumen Pendukung Kerja Sama
  • Kontak
  • Beranda
  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • UGM Dukung Pengembangan Tanaman Sorgum

UGM Dukung Pengembangan Tanaman Sorgum

  • Kerja Sama Dalam Negeri
  • 16 October 2018, 06.34
  • Oleh: erryistianto
  • 0

Sorgum adalah tanaman serba guna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan, sorgum termasuk dalam golongan tanaman gandum, jagung, padi, dan kedelai. Sorgum banyak ditanam di daerah bersuhu panas. Sorgum merupakan tanaman serealia potensial yang perlu dikembangkan untuk menunjang program ketahanan pangan dan agribisnis. Berkaca dari hal tersebut, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Yayasan Multi Bintang sepakat melakukan Kerja Sama di bidang Pengembangan Agropolitan Sorgum Terpadu dan Berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kesepakatan kerja sama tertuang dalam naskah Kesepahaman Bersama (MoU) yang ditandatangani antara Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (WRP2M) UGM, drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. dan Ketua Yayasan Multi Bintang, Bambang Britono, serta Sekretaris  Yayasan Multi Bintang, Didik Suharsono.

Dalam sambutannya WRP2M UGM menjelaskan bahwa sorgum yang selama ini banyak dipandang sebagai bahan pangan kurang dilirik padahal memiliki kekayaan unsur-unsur bioaktif sebagai sumber pangan penting. Ia memiliki komponen bioaktif yang meliputi serat pangan, senyawa-senyawa antioksidan dan lainnya. Sorgum juga dapat memproduksi gula cair. “Indonesia lebih mengenal beras sebagai bahan pangan pokok yang mengakibatkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumen beras terbesar di dunia, padahal sejak dahulu telah dikenal keberagaman sumber pangan lokal. UGM saat ini mempunyai science techno park yang relevan  untuk pengembangan tanaman ini”, paparnya. Lebih lanjut WRP2M UGM menyampaikan bahwa tindak lanjut dari MoU ini akan dilakukan FGD yang akan diinisiasi oleh PIAT.

Sementara itu Ketua Yayasan Multi Bintang menyampaikan bahwa peran UGM sangat dibutuhkan pengembangan tanaman sorgum dan peralatan pendukung produksinya. “Peran strategis UGM sangat kami harapkan untuk mendukung program kami dalam rangka bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar UGM

  • Suhu Bumi Meningkat, Waspada Bencana Kekeringan dan Angin Kencang
  • Hutan RI Tidak Sedang Baik-baik Saja
  • Gandeng RPN dan Fuji Oil, UGM Tanam Kakao di Cilacap
  • Kemiskinan Ekstrem di Ngada, Ekonom UGM Dorong Kebijakan Lebih Berbasis Realitas
  • Dari Nyadran hingga Halal Bihalal, Jejak Tradisi Lebaran di Indonesia
  • UGM Tempatkan 28 Bidang Ilmu dalam QS WUR by Subject 2026, Tiga Masuk Top 100 Dunia
  • Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Pangan Berpotensi Naik
  • Kunjungan Wisata Meningkat di Libur Lebaran, Masyarakat Diimbau Tidak Buang Sampah Sembarangan
  • Marak OTT Kepala Daerah, Biaya Politik Tinggi dan Lemahnya Sistem Pengawasan 
  • Menjaga Kesehatan dan Kebugaran di Tengah Perjalanan Mudik
Universitas Gadjah Mada

Direktorat Kemitraan dan Relasi Global

Gedung Pusat UGM, Lt. 2 Sayap Selatan, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
(0274) 649 1928
dit.ka@ugm.ac.id

TENTANG KAMI

  • Struktur Organisasi
  • Sekretariat dan Subdirektorat
  • Alur Pengajuan Kerja Sama
  • Dokumen Pendukung Kerja Sama

Sosial Media Internasional

Sosial Media Kerja Sama Dalam Negeri

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju