Yogyakarta, 5 November 2026 – PT Hyundai Motors Indonesia memperkuat kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengembangan talenta industri otomotif melalui hibah dua unit kendaraan Hyundai Stargazer. Dukungan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghadapi perkembangan teknologi otomotif.

Penyerahan hibah berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan, Gedung Pusat UGM, Kamis (5/11), ditandai dengan penandatanganan dokumen hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST). Dua kendaraan yang diserahkan terdiri atas satu unit Hyundai Stargazer Cartenz X Prime berkapasitas enam penumpang untuk Fakultas Teknik dan satu unit Hyundai Stargazer Prime berkapasitas tujuh penumpang untuk Sekolah Vokasi UGM.
General Manager PT Hyundai Motors Indonesia, Rita Nurmala, menyampaikan bahwa hibah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat hubungan antara dunia industri dan perguruan tinggi. Menurutnya, pengembangan industri otomotif nasional membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan inovasi sesuai dengan kebutuhan industri.
“Hibah kendaraan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan peneliti sebagai sarana pengembangan riset otomotif yang aplikatif dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Rita.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mendorong Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan dalam pengembangan inovasi otomotif. Oleh karena itu, Hyundai turut membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa UGM untuk mengunjungi fasilitas manufaktur dan Smart Factory Hyundai guna memperluas wawasan mengenai proses produksi kendaraan modern, penerapan teknologi manufaktur, dan perkembangan industri otomotif.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, menyampaikan apresiasi atas dukungan Hyundai terhadap pengembangan pendidikan dan penelitian di lingkungan kampus. Menurutnya, kolaborasi dengan industri menjadi salah satu pendekatan penting untuk memastikan proses pendidikan tinggi tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
“Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri menjadi elemen penting dalam mencetak talenta yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Arief.
Ia berharap kemitraan ini tidak berhenti pada pemberian hibah, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan kolaboratif, mulai dari penelitian bersama, pengembangan teknologi, hingga peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Bagi Fakultas Teknik dan Sekolah Vokasi UGM, keberadaan dua kendaraan tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis praktik dan penelitian terapan. Pemanfaatan kendaraan sebagai sarana akademik memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mempelajari teknologi otomotif, sekaligus menghubungkan pemahaman teoritis dengan penerapannya di dunia industri. Upaya ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kompetensi lulusan.
Selain mendukung kegiatan akademik, kerja sama Hyundai dan UGM juga membuka peluang pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri otomotif nasional. Sinergi antara kapasitas riset perguruan tinggi dan pengalaman industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan pengetahuan serta teknologi yang aplikatif, sekaligus mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Kemitraan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dalam mengembangkan ekosistem pendidikan dan inovasi. Melalui pemanfaatan sumber daya, fasilitas, dan keahlian masing-masing pihak, kerja sama ini mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing industri nasional.
Melalui hibah dua kendaraan dan peluang pengembangan kerja sama lanjutan, Hyundai dan UGM berharap dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi otomotif. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa dan peneliti, tetapi juga berkontribusi dalam menyiapkan talenta yang mampu mendukung kemajuan industri otomotif Indonesia.

(Penulis: Jemy Partianto, Editor: Johan S.M.A., Fotografer: Fadel Gama Putra)