
Yogyakarta, 23 Februari 2024 – Dalam langkah nyata menuju pembangunan yang berkelanjutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga menerima kunjungan delegasi dari Kabupaten Buton Tengah. Dipimpin oleh Plt. Bupati, Dr. Drs. H. Andi Muhammad Yusuf, M.Si., pertemuan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UGM, yang diwakili oleh Rektor, dan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.
Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., selaku Rektor UGM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada delegasi Buton Tengah atas kepercayaan dan kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2018 dan kini diperbaharui. Beliau menegaskan komitmen UGM untuk mendukung aspirasi Buton Tengah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-17 (SDG17) tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Plt. Bupati, Dr. Yusuf, mengungkapkan bahwa Kabupaten Buton Tengah, yang terbentuk sekitar 10 tahun yang lalu, memiliki potensi alam yang luar biasa. Namun dengan pendapatan daerah yang masih di bawah satu triliun, terdapat kebutuhan mendesak untuk menggali dan mengoptimalkan sumber daya tersebut. Beliau menyoroti potensi dalam sektor perikanan dan kelautan (SDG14), keindahan alam, serta sektor pertambangan dan pertanian yang berbasis pada tanah berbatu gamping (SDG15) sebagai area yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat (SDG3) dan pendapatan asli daerah (SDG8).
Untuk mencapai tujuan ini, Plt. Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi (SDG4), dengan fokus pada kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan (SDG5). Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berencana menyediakan beasiswa bagi generasi muda lokal untuk studi di UGM, mulai dari program sarjana hingga doktoral, memastikan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan daerah.
Sebagai penutup, Rektor UGM, bersama Dekan Fakultas Pertanian, mengumumkan kerjasama pengiriman mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mengeksplorasi potensi Kabupaten Buton Tengah. Inisiatif ini menegaskan kembali komitmen UGM dalam mendukung Buton Tengah mencapai pembangunan yang adil, cerdas, dan sejahtera, dengan pengelolaan sumber daya alam yang optimal, bertanggung jawab, dan berkelanjutan (SDG10, SDG12, SDG17).
Kerjasama ini tidak hanya menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga menjadi bukti nyata dari komitmen UGM dan Kabupaten Buton Tengah dalam mewujudkan visi bersama untuk masa depan yang lebih baik bagi semua.
(Penulis: Suparmi, Foto: Eko Sukajiyanto, dan Editor: Johan S.M.A.)