Yogyakarta, 21 April 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., meresmikan soft opening Ndalem Widya Asih (NWA) Senior Sharing Space di kawasan Wisdom Park UGM. Fasilitas ini mulai dibangun pada 27 Februari 2025 dan dirancang sebagai wadah interaksi bagi para senior agar tetap aktif, sehat, produktif, serta memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, membangun relasi, dan menjalani kegiatan bermakna. Berada di lingkungan yang inklusif dan asri di kawasan Wisdom Park UGM, NWA diharapkan dapat mendukung terwujudnya komunitas yang saling menguatkan lintas generasi. (SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan)
Dalam sambutannya, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan NWA. Rahmat Shah menjadi koordinator donatur penggalangan donasi yang telah menggandeng banyak donatur untuk kebutuhan pembangunan NWA. Sejumlah donatur yang turut berkontribusi antara lain Dr. H. Rahmat Shah; Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U.; H. Djan Fariz; Dr. (HC) Sultan Bachtiar Najamudin; Rakimin; Puspo Wardoyo; Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI); Noegroho Hadi Hardono; Yayasan Rahmat Indonesia; Joefly Bahruny; Yayasan Peduli Cinta Indonesia; Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia; serta PT Bank Mandiri Taspen. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Prof. Ova menegaskan pentingnya menghadirkan ruang yang inklusif bagi semua orang, termasuk mereka yang telah memasuki masa purna tugas, agar tetap dapat melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga, arisan, pengajian, maupun kegiatan sosial lainnya. “Ndalem Widya Asih ini berfungsi sebagai tempat yang nyaman dan aman untuk interaksi antara senior dan yang lebih muda,” tuturnya. Menurutnya, lokasi NWA sangat strategis karena berdampingan dengan Wisdom Park UGM, yang selama ini telah menjadi ruang publik untuk berolahraga, berinteraksi, dan melepas penat. (SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera)
Ketua Yayasan Rahmat Indonesia, Rahmat Shah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya soft opening NWA dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam melakukan kebaikan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat terus bekerja sama dalam membangun infrastruktur pendidikan dan sosial yang lebih baik. “Kebersamaan adalah kunci untuk menyelesaikan berbagai tantangan. Dukungan alumni dan masyarakat sangat penting dalam mencapai tujuan bersama. Kita harus menghargai masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI, Dr. (HC) Sultan Bachtiar Najamudin, turut hadir dan berkontribusi dalam mewujudkan NWA. Kehadirannya dalam soft opening ini menjadi bentuk dukungan terhadap hadirnya ruang inklusif yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat relasi sosial, nilai kemanusiaan, dan kepedulian lintas generasi. Dalam sambutannya, Sultan Bachtiar menyoroti bahwa meskipun teknologi dan ilmu pengetahuan berkembang pesat, hati dan nilai-nilai kemanusiaan tetap tidak tergantikan. Pesan tersebut selaras dengan semangat pendirian NWA sebagai ruang yang hangat, aman, dan bermakna bagi para senior untuk berbagi pengalaman serta terus berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya. “Saya berharap momen ini menjadi awal yang baik untuk masa depan dan mengajak semua pihak untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang membedakan kita dari yang lain,” ujarnya.
Soft opening NWA menjadi penanda bahwa tahap pertama pembangunan fasilitas ini telah berhasil diselesaikan sebelum berlanjut ke tahap-tahap berikutnya. Momen ini bukan sekadar pembukaan awal sebuah fasilitas, melainkan juga langkah penting menuju pemanfaatan rumah singgah secara lebih optimal pada masa mendatang. Kehadiran Ndalem Widya Asih Senior Sharing Space mencerminkan komitmen UGM dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya dalam aspek kehidupan sehat dan sejahtera, pengurangan kesenjangan, serta pembangunan komunitas yang berkelanjutan. (SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan)


UGM berkomitmen untuk memastikan NWA dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang singgah, ruang interaksi, dan ruang berbagi bagi para senior UGM. Melalui pengelolaan yang baik, fasilitas ini diharapkan terus berkembang serta memberikan kenyamanan dan manfaat berkelanjutan bagi para penggunanya.
(Penulis: Jemy Partianto & Putri Hanin Mardhia, Editor: Johan S.M.A, Fotografer: Arif Riyadi & Anindya Rizky R.)
