Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta dan PT Pegadaian menjalin kerja sama dengan UGM dalam hal Pemasaran Produk. Kerja sama diwujudkan dalam penandatanganan naskah kerja sama antara Juaheni, Pemimpin Perusahaan Umum (Perum) BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta dan Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., Direktur Kemitraan, Alumni, dan Urusan Internasional (DKAUI) UGM. Kerja sama tersebut terkait pengembangan jaringan Rumah Pangan Kita untuk seluruh sivitas akademika Universitas Gadjah Mada. Penandatanganan dilakukan di ruang Multimedia 1, Gedung Pusat UGM Lantai 3 disaksikan oleh Sekretaris Direktorat Kemiraan, Alumni, dan Urusan Internasional, Dr. Puji Astuti, S.Si., M.Sc., Apt., dan dari PT Pegadaian (Persero), Eka Sri Yuliani selaku Senior Manajer Penjualan serta Marketing Eksekutif, Ardiansyah, pimpinan fakultas serta unit di UGM.
Akhir tahun 2019, sebanyak 120 lulusan dan alumni program TELADAN berkumpul di Soehanna Hall, Jakarta untuk mengikuti acara Graduation & Alumni Gathering 2019. Acara digelar untuk merayakan kelulusan Tanoto Scholars, sebutan untuk peserta program TELADAN, yang siap memasuki dunia profesional dan menjadi pemimpin di masyarakat.
TELADAN adalah program pengembangan kepemimpinan dari Tanoto Foundation yang dirancang untuk menyiapkan pemimpin masa depan Indonesia. Tanoto Scholars mendapat dukungan beasiswa penuh dan tunjangan bulanan, pelatihan berjenjang, dan monitoring terstruktur untuk meningkatkan soft skill.
Kualitas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) saat ini masih kalah atau tertinggal dibandingkan dengan negara lain, bahkan dibandingkan dengan negara tetangga ASEAN seperti Malaysia dan Singapura pun kita jauh tertinggal. Perwira mereka rata-rata telah memiliki gelar akademik minimal sarjana (S-1), sementara Perwira TNI AD belum banyak yang memiliki gelar sarjana. TNI AD baru menggalakkan kembali peningkatan kualitas SDM TNI AD melalui pendidikan mulai tahun 2013. Sebenarnya pada periode tahun 87-89 pernah diwajibkan bagi perwira untuk memiliki gelar sarjana, tetapi karena tidak berasal dari keinginan pribadi untuk meningkatkan kualitas dirinya sehingga banyak yang tidak dapat menyelesaikan studinya, dan akhirnya program tersebut dihentikan.
Universitas Gadjah Mada (UGM) sepakat menandatangani dengan 2 mitra, yaitu Samator Group dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Penandatanganan pada Kamis, 05/12/2019. Dalam kesempatan tersebut UGM diwakili oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., sedangkan Samator Group diwakili oleh Chief Executive Officer, Ir. Arief Harsono, M.M., M.Pd.B., serta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk diwakili oleh General Manager of Corporate Communication Fardhi Sjahrul Ade. Penandatanganan MoU ini merupakan rangkaian acara Industri Riset Forum (IRF) 2019 yang digelar di Gedung AMG Tower, Surabaya, Jawa Timur.
Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Grab Indonesia resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka mempersiapkan tenaga ahli untuk menyongsong industri 4.0 Indonesia serta mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.
Penandatanganan kerja sama dilakukan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Bambang Agus Kironoto, dan Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, di ruang Rektor UGM, Yogyakarta, Jumat (8/11/2019). Penandatanganan MoU tersebut menggarisbawahi komitmen Grab dalam memberikan dampak positif dan berkelanjutan untuk Indonesia.
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta menjalin kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Prof. Dr. Drs. Paripurna, S.H., L.LM., dan Rektor UTA’45 Jakarta, Dr. Virgo Simamora,M.B.A., Jumat (13/12) di Ruang Tamu Rektor UGM.
Ketua Dewan Pembina Uta’45 Jakarta, Rudyono Darsono, menyampaikan harapan melalui kerja sama yang telah disepakati bersama ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Selain itu, juga dapat meningkatkan kontribusi dalam membangun bangsa.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 5 (lima) mitra, Kamis (12/12) di Ruang Multimedia Kantor Pusat UGM.
Kelima mitra tersebut adalah Pemerintah Kabupaten Lebong, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Pemerintah Kabupaten Bangli, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Universitas Gunadarma, dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara.
Dalam kesempatan tersebut Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mitra yang telah bersedia menjalin kerja sama dengan UGM. Dia berharap kerja sama yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak, masyarakat, bangsa dan negara. “Mudah-mudahan MoU segera dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan riil yang bisa menguatkan produktivitas masing-masing pihak dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
PT AKR Corporindo menyerahkan hibah infrastruktur dalam rangka mendukung pengembangan big data, artificial intelligence, dan internet of things di Universitas Gadjah Mada (UGM). Hibah diserahkan oleh Presiden Direktur PT AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo kepada Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., Ph.D., pada Kamis (12/12) di kantor Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI) UGM.
Presiden Direktur PT AKR Corporindo menyampaikan bahwa perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan tinggi tidak lepas dari perubahan di era transformasi digital dan automasi. Oleh karena itu, pendidikan tinggi juga memerlukan media pembelajaran untuk mendukung proses pendidikan menjadi lebih baik. “Sejak dulu kita punya komitmen tinggi untuk berpartisipasi dengan memberikan big data center ini ke UGM agar bisa digunakan e-learning, AI, analisis realtime data secara digital sehingga SDM kita bisa mengikuti transformasi digital secara keseluruhan,”katanya.
Tanoto Foundation adalah organisasi filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto atas keyakinan bahwa setiap orang harus mendapatkan kesempatan untuk merealisasikan potensinya secara penuh. Tanoto Foundation memulai kegiatannya pada 1981, saat Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto membangun Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di perdesaan Besitang, Sumatra Utara.
Sejak saat itu, keterlibatan Tanoto Foundation dalam bidang pendidikan terus berkembang dan berlanjut sampai saat ini. Filosofi Tanoto Foundation adalah pendidikan berkualitas mempercepat munculnya kesetaraan peluang. Untuk mencapai visi tersebut, bersama-sama dengan para mitra, Tanoto Foundation mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas dari usia dini sampai usia berkarya.
Berdasarkan riset dari Bank Dunia tahun 2018, Indeks Sumber Daya Manusia (Human Capital Index/HCI) Indonesia berada pada peringkat 87 dari 157 negara. Nilai HCI Indonesia adalah 0,53 tertinggal dari beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura 0,88, Malaysia 0,62, Vietnam 0,67, Thailand 0,60, dan Filipina 0,55. Singapura menduduki peringkat pertama di dunia dalam skala HCI.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Indonesia harus melakukan upaya serius dalam peningkatan sumber daya manusia. Pemerintah telah menetapkan fokus untuk membangun manusia Indonesia. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengungkapkan pentingnya pembangunan sumber daya berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.