Yogyakarta, 9 Januari 2026 – Mengawali tahun 2026 Universitas Gadjah Mada (UGM) memperbarui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) yang telah berakhir pada tahun 2020. Kesepakatan Bersama yang ditandatangani langsung oleh masing-masing pucuk pimpinan ini tentang Tridharma Perguruan Tinggi yang melipuiti: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda memandang UGM menjadi mitra strategis Malut dalam membangun kualitas SDM melalui kolaborasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, dan pengembangan birokrasi. Pertumbuhan ekonomi Malut yang tinggi belum inklusif karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sehingga diperlukan peningkatan keterampilan di bidang data, supply chain, AI (Artificial Intelligence), dan IT (Informasi Teknologi) untuk mendukung hilirisasi nikel dan industri baterai (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Maluku Utara yang menyumbang 50% nikel Indonesia (setara 20% nikel dunia) memiliki potensi besar bagi industri kendaraan listrik (SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur), namun masih membutuhkan dukungan pendidikan dan program studi terkait. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas)