Jakarta, 28 Januari 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan signage UGM Kampus Jakarta sekaligus menerima dukungan kendaraan operasional berupa mobil listrik dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Kegiatan ini berlangsung di UGM Kampus Jakarta dan menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas serta kehadiran UGM di ibu kota, sekaligus mendorong mobilitas institusi yang ramah lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Vita Andrianty, SVP Institutional Banking BSI Kantor Pusat, secara resmi menyerahkan mobil listrik secara simbolik kepada Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Yogyakarta, 9 Januari 2026 – Mengawali tahun 2026 Universitas Gadjah Mada (UGM) memperbarui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) yang telah berakhir pada tahun 2020. Kesepakatan Bersama yang ditandatangani langsung oleh masing-masing pucuk pimpinan ini tentang Tridharma Perguruan Tinggi yang melipuiti: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda memandang UGM menjadi mitra strategis Malut dalam membangun kualitas SDM melalui kolaborasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, dan pengembangan birokrasi. Pertumbuhan ekonomi Malut yang tinggi belum inklusif karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sehingga diperlukan peningkatan keterampilan di bidang data, supply chain, AI (Artificial Intelligence), dan IT (Informasi Teknologi) untuk mendukung hilirisasi nikel dan industri baterai (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Maluku Utara yang menyumbang 50% nikel Indonesia (setara 20% nikel dunia) memiliki potensi besar bagi industri kendaraan listrik (SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur), namun masih membutuhkan dukungan pendidikan dan program studi terkait. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas)
Yogyakarta, 21 Mei 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan dukungan penuhnya terhadap kerja sama pengembangan kampung tematik bersama Pemerintah Kota Yogyakarta. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kota berbasis potensi lokal, dengan semangat pemberdayaan berkelanjutan dari tingkat kampung.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Yogyakarta yang berlangsung di Hotel Tara Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 47 perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bentuk komitmen kolektif dalam memperkuat pengabdian masyarakat melalui kegiatan tridarma.
Jakarta, 21 Mei 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT PLN (Persero) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus. Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem energi bersih dan berkelanjutan. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
UGM sebagai institusi pendidikan memiliki tanggung jawab dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam sektor transportasi, melalui penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan penurunan emisi karbon. Kehadiran SPKLU di lingkungan kampus merupakan bentuk konkret dari komitmen UGM dalam mengimplementasikan konsep green campus secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi riset dan edukasi, tetapi juga dari praktik operasional kampus sehari-hari.
Jakarta, 21 Mei 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi untuk mengembangkan inovasi baru dalam mitigasi bencana nasional melalui pengembangan sistem peringatan dini gempa megathrust dan tsunami berbasis teknologi Distributed Acoustic Sensing (DAS) (SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur). Sistem ini digagas sebagai terobosan strategis dan berpotensi menjadi gamechanger dalam bidang mittigasi bencana, karena kemampuannya mendeteksi gempa bumi dengan cakupan luas, kecepatan tinggi, dan efisiensi biaya yang signifikan, sebuah lompatan penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Yogyakarta, 30 Agustus 2024 – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mengimplementasikan perjanjian kerja sama yang telah terjalin melalui beberapa program di bidang Tridharma Perguruan Tinggi dan layanan perbankan. Salah satu program yang diresmikan hari ini adalah bantuan dari PT BRI melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), yang di-branding sebagai Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). BRI memberikan bantuan berupa 50 unit alat pemilah sampah anorganik yang akan didistribusikan ke seluruh fakultas dan unit di lingkungan UGM, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 242.016.075,-. Program ini merupakan bagian dari kontribusi terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
UGM dan Kabupaten Ende Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan di Berbagai Bidang
Yogyakarta, 30 Agustus 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) menyambut kedatangan rombongan dari Kabupaten Ende, salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terletak di tengah Pulau Flores. Kabupaten Ende terkenal dengan Taman Nasional Kelimutu, yang meliputi Gunung dan Danau Kelimutu, sebuah landmark alam yang menarik perhatian wisatawan. Rombongan dipimpin oleh Penjabat Bupati Ende, Dr. dr. Agustinus G. Ngasu, M.Kes., dan Ketua DPRD Fransiskus Taso, S.Sos., didampingi beberapa Kepala Dinas dan Anggota DPRD. Kunjungan ini diterima oleh Sekretaris Universitas, Dr. Andi Sandi Antonius T.T., S.H., LL.M., bersama jajaran pimpinan UGM lainnya, termasuk Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK), Direktur Kemitraan dan Relasi Global (DKRG), Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM), serta Kepala Pusat Studi Pariwisata (Puspar).
Yogyakarta, 31 Juli 2024 – Di penghujung bulan Juli 2024, Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani Nota Kesepahaman dengan dua institusi, salah satunya adalah dengan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Penandatanganan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT PIM, Budi Santoso Syarif, yang didampingi oleh Senior Vice President (SVP) Sumber Daya Manusia (SDM), Andik Cahyono Budianto, dan Koordinator Learning & Development, Teuku Alfianda Qadri. Rombongan diterima dengan hangat oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., didampingi oleh Dekan Fakultas Biologi (Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc.), Dekan Fakultas Teknik (Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.), Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB (Bayu Sutikno, S.E., M.SM., Ph.D.), serta beberapa perwakilan direktorat dan fakultas. Penandatanganan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Program Kampus Hijau di Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan bagian dari pengembangan pendidikan untuk memperkuat implementasi Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan (EfSD, Education for Sustainable Development). UGM berupaya mencapai tujuan tersebut melalui Strategi Utama Pengembangan di bidang sarana dan prasarana yang tertuang dalam dokumen Rencana Strategis UGM tahun 2022-2027, yaitu pengembangan ekosistem pendukung dan atmosfer kampus yang ramah lingkungan (SDG 4 Pendidikan Berkualitas).
Pengembangan ekosistem pendukung mencakup infrastruktur yang memenuhi kebutuhan Tridharma secara tepat guna, cerdas, sehat, nyaman, aman, ramah lingkungan, estetik, dan berkelanjutan. Tujuan ini adalah untuk menunjang aktivitas sivitas akademika secara kondusif dan produktif, sejalan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Yogyakarta, 20 Mei 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari dua tamu, yaitu Universitas Satya Terra Bhinneka (USTB) Medan dari ujung pulau Sumatera, dan Yayasan Bhakti Tanoto (Tanoto Foundation) dari Jakarta. Kedua institusi tersebut secara terpisah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan UGM, yang memperkuat komitmen untuk kerja sama dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 17).
Tanoto Foundation, diwakili oleh Michael Susanto, Head of Leadership Development and Scholarship, berkesempatan memberikan sambutan pertama. Tanoto Foundation menyampaikan terima kasih kepada UGM atas perpanjangan MoU yang telah terjalin lama. Kerja sama ini tidak hanya sebatas pemberian beasiswa, tetapi juga mencakup pengembangan kepemimpinan masa depan Indonesia. Program ini dimulai sejak mahasiswa berada di perguruan tinggi, mengasah softskill, meningkatkan kesadaran diri, dan diimplementasikan setelah lulus dalam kontribusi kepada masyarakat dan bangsa (SDG 4).