Yogyakarta, 13 Agustus 2025 – Antusiasme mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memuncak ketika Raditya Dika naik ke panggung Smart Financial Day 2025 di Grha Sabha Pramana. Meskipun tampil di sesi terakhir, kehadirannya justru menjadi magnet utama yang membuat 2.500 peserta tetap bertahan di tempat duduk hingga acara berakhir. Dengan gaya khasnya sebagai komika, Radit mengubah topik yang seringkali dianggap kaku dan teknis menjadi pembahasan yang ringan, menyenangkan, dan mengena bagi generasi muda.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Timika, Papua, 24–26 Juli 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan resmi ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika, Papua, dalam rangka mempererat kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan industri. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian dan pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Dipimpin langsung oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., SpOG(K), Ph.D., delegasi UGM terdiri dari jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama; Dekan Fakultas Teknik, Geografi, dan MIPA; Wakil Dekan Fakultas Pertanian; Direktur Keuangan, Direktur Kemitraan dan Relasi Global, Kepala Kantor Alumni, Kepala Pusat Studi Energi, Kepala Subdirektorat Kerja Sama Dalam Negeri, dan tim investasi serta filantropi UGM.
Yogyakarta, 27 Februari 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mempererat kerja sama dengan Yayasan Rahmat Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Kamis (27/2). Perjanjian ini berfokus pada pembangunan Rumah Singgah “Senior Sharing Space”, yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., selaku Rektor UGM, dan Dr. H. Rahmat Shah, Presiden Yayasan Rahmat Indonesia. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Dalam sambutannya, Ova Emilia menekankan pentingnya keberadaan Rumah Singgah “Senior Sharing Space” sebagai tempat beraktivitas bagi para lansia, khususnya dari kalangan civitas akademika UGM, guna meningkatkan kesejahteraan mereka di masa lanjut usia. “Rumah singgah ini dirancang bukan sebagai tempat hunian, tetapi sebagai ruang interaksi yang hangat dan kondusif. Kami ingin memastikan bahwa para senior tetap aktif secara fisik, mental, dan emosional di lingkungan yang nyaman dan asri,” ujarnya.