Yogyakarta, 31 Juli 2024 – Di penghujung bulan Juli 2024, Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani Nota Kesepahaman dengan dua institusi, salah satunya adalah dengan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Penandatanganan ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT PIM, Budi Santoso Syarif, yang didampingi oleh Senior Vice President (SVP) Sumber Daya Manusia (SDM), Andik Cahyono Budianto, dan Koordinator Learning & Development, Teuku Alfianda Qadri. Rombongan diterima dengan hangat oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., didampingi oleh Dekan Fakultas Biologi (Prof. Dr. Budi S. Daryono, M.Agr.Sc.), Dekan Fakultas Teknik (Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.), Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB (Bayu Sutikno, S.E., M.SM., Ph.D.), serta beberapa perwakilan direktorat dan fakultas. Penandatanganan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
UGM
Program Kampus Hijau di Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan bagian dari pengembangan pendidikan untuk memperkuat implementasi Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan (EfSD, Education for Sustainable Development). UGM berupaya mencapai tujuan tersebut melalui Strategi Utama Pengembangan di bidang sarana dan prasarana yang tertuang dalam dokumen Rencana Strategis UGM tahun 2022-2027, yaitu pengembangan ekosistem pendukung dan atmosfer kampus yang ramah lingkungan (SDG 4 Pendidikan Berkualitas).
Pengembangan ekosistem pendukung mencakup infrastruktur yang memenuhi kebutuhan Tridharma secara tepat guna, cerdas, sehat, nyaman, aman, ramah lingkungan, estetik, dan berkelanjutan. Tujuan ini adalah untuk menunjang aktivitas sivitas akademika secara kondusif dan produktif, sejalan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Yogyakarta, 12 Juli 2024 – Dua perguruan tinggi negeri (PTN) muda dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang berusia 10 tahun, yaitu Universitas Teuku Umar (UTU) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, bersama-sama mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara terpisah. Penandatanganan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak M.Si., menyampaikan terima kasih atas kesempatan untuk hadir di kampus UGM yang luar biasa, sebagai sumber ilmu pengetahuan dan salah satu universitas tertua di Indonesia. UTU, yang saat ini memiliki 10 ribu mahasiswa di 6 fakultas dan 28 program studi, berharap dapat menjalin kerjasama dengan UGM untuk mendukung perkembangan dan kemajuan UTU. Tujuannya adalah agar UTU semakin berkembang dan kesenjangan pendidikan sebagai PTN muda di daerah terluar dapat berkurang. Program-program yang hendak dilaksanakan termasuk pertukaran mahasiswa, pengabdian masyarakat, dan pembukaan program magister. Prof. Ishak berharap kerja sama ini berkelanjutan dan saling menguntungkan (SDG 4 & SDG 10).
Yogyakarta, 9 Juli 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari Universitas Pattimura (Unpatti), perguruan tinggi negeri tertua di Pulau Maluku yang berdiri pada 8 Agustus 1962, untuk menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU). Penandatanganan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 17.
Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., Rektor Universitas Pattimura, didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Dr. Ruslan H. S. Tawari, S.Pi, M.Si, serta rombongan, mengungkapkan rasa syukur dapat hadir di UGM untuk meningkatkan kerjasama. Unpatti telah mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), dengan banyak civitas Unpatti dan masyarakat Maluku yang studi di UGM. Kerjasama yang lebih intensif di bidang tri dharma perguruan tinggi dan peran UGM dalam membina Unpatti, termasuk dalam bidang riset dan pengelolaan KKN, sangat diperlukan. Unpatti sebagai PTN BLU ingin bertransformasi menjadi PTN BH, dan perlu banyak belajar dari UGM. Harapannya, kerjasama ini akan menjadi lebih progresif dan banyak program terimplementasi (SDG 4 & SDG 10).
Yogyakarta, 6 Juni 2024 – Dalam upaya terus menerus memperkuat kerja sama dan memajukan visi institusional, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan seremoni penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan masing-masing mitra strategisnya. Acara yang berlangsung di Ruang Multimedia 1 ini melibatkan Universitas Bojonegoro (Unigoro), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangkaraya, dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), menandai kolaborasi penting dalam pendidikan dan industri (SDG 17).
Yogyakarta, 14 Mei 2024 – Hotel UC UGM menjadi venue Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goal (SDG) 17, yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Acara ini dilanjutkan dengan Kuliah Publik bertema “Pengembangan Kota Rendah Emisi Karbon di Indonesia” yang relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Kepala Pusat Studi Energi (PSE) UGM, Prof. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyatakan bahwa perubahan iklim telah terjadi, dan oleh karena itu diperlukan transisi energi untuk mengurangi dampak negatifnya, yang sejalan dengan SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau. Sejak tahun 2017, UGM bersama ITB dengan dana dari USAID (Pemerintah Amerika) memulai proyek pengurangan emisi karbon di Kota Makassar, yang dipilih dari dua kota lainnya di Indonesia, yaitu Jakarta dan Banyuwangi. Proyek ini mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim. Kerjasama lintas daerah dan internasional ini terus berlanjut dengan pendanaan dari National Science Foundation (NSF) dan terakhir dari US Department of State (Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat), melalui program Net Zero Carbon Communities (NZCC) di Kota Makassar. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk transisi energi dan menciptakan kota hijau, sesuai dengan SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Yogyakarta, 8 Mei 2024 – Kementerian Investasi (Keminves)/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali memenuhi janji kepada Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan menambahkan satu unit bus listrik ke armada kampus, mengikuti hibah dua unit tahun lalu. Sehingga UGM sekarang memiliki tiga bus listrik hibah Keminves dengan kapasitas 30 orang, senilai Rp4,1 miliar. Inisiatif ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia, sebagai wujud komitmen terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-7, yang fokus pada energi bersih dan terjangkau.
Yogyakarta, 18 April 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali kedatangan tamu kenamaan, Dr. H. Deddy Winarwan, M.Si., Pj. Bupati Barito Selatan dan alumni UGM. Kunjungan ini bukan hanya sebagai nostalgia, namun juga memperkuat hubungan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Prestasi Dr. Deddy sejak menjabat pada 24 Mei 2023, seperti penurunan angka kemiskinan dan stunting, serta peningkatan nilai jual produk lokal, telah menarik perhatian banyak pihak.
Yogyakarta, 1 April 2024 – Dengan semangat peningkatan mutu pendidikan dan kontribusi terhadap masyarakat, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Yayasan Dharma Eka Tjipta Widjaja telah mengukuhkan kerja sama strategis yang meliputi pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini secara khusus menitikberatkan pada pemberian beasiswa kepada mahasiswa, sebagai langkah konkret mendukung akses pendidikan berkualitas untuk semua. Kesepahaman ini diresmikan melalui penandatanganan nota oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., dan Ketua Umum Yayasan Dharma Eka Tjipta Widjaja, Tjhin Hong Ling, pada senin yang bersejarah, 1 April 2024, di Ruang Sidang Pimpinan UGM.
Yogyakarta, 28 Maret 2024 – Dalam sebuah langkah monumental menuju pembangunan berkelanjutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyambut kedatangan delegasi terhormat dari Provinsi Sulawesi Tengah, dipimpin oleh Bupati Banggai beserta tim. Momen ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama, sebuah momen penting yang memperkuat hubungan kerjasama yang telah terjalin sejak 2018 melalui BAPPEDA dan Pusat Studi Pariwisata UGM, mencerminkan komitmen terhadap Kerjasama Global (SDG 17).
Kesepakatan ini membuka babak baru kolaborasi antara Fakultas Teknik dan Fakultas Geografi UGM dengan Kabupaten Banggai, khususnya dalam mengembangkan Geopark Kabupaten Banggai. Inisiatif ini, dipimpin oleh Dr. Eng. Ir. Didit Hadi Barianto, S.T., M.Si., IPM, bertujuan untuk merangkul investasi melalui konservasi yang inovatif, menyatukan pelestarian alam dengan pariwisata berkelanjutan, mengarah pada pencapaian status UNESCO Global Geopark (SDG 14). Ini merupakan strategi cerdas yang tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat (SDG 1) tetapi juga mendukung kehidupan di darat (SDG 15), melalui peningkatan edukasi dan pengalaman wisata yang berkesan bagi wisatawan.