Yogyakarta, 10 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memperpanjang kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Manggarai Timur.
Delegasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang dipimpin oleh Bupati Agas Andreas, S.H., M.Hum. diterima oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., didampingi pimpinan unit terkait. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Agas Andreas menyoroti berbagai tantangan pembangunan di Manggarai Timur yang merupakan salah satu daerah 3T (terdepan, Tertinggal, Terluar). Ia menekankan pentingnya dukungan pendidikan melalui program beasiswa bagi mahasiswa daerah serta peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di Manggarai Timur. Upaya penanganan ini tidak hanya memerlukan pendekatan medis, tetapi juga pendekatan yang lebih humanis melalui pendampingan keluarga, edukasi gizi, serta pemanfaatan dan diversifikasi pangan lokal yang bergizi sebagai bagian dari solusi berbasis kearifan lokal masyarakat (SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Menanggapi hal tersebut, Prof. Wening Udasmoro menyampaikan bahwa UGM memiliki berbagai program yang dapat berkontribusi pada penguatan kapasitas daerah, termasuk melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), riset terapan, serta pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu mendorong inovasi lokal yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), sekaligus mendukung pengurangan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan masyarakat (SDG 1: Tanpa Kemiskinan; SDG 2: Tanpa Kelaparan).
Melalui perpanjangan kerja sama ini, UGM dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur berharap dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan potensi lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Indonesia (SDG 4: Pendidikan Berkualitas; SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan).
(Penulis: Jemy Partianto | Editor: Johan S.M.A | Fotografer: Anindya Rizky R.)

