
Yogyakarta, 27 Februari 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menjalin kerja sama dengan PT Infineon Technologies Batam, salah satu perusahaan global terkemuka di bidang semikonduktor, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Kamis (27/02). Seremoni penandatanganan berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan UGM dan dihadiri oleh Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA, selaku Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, serta Luh Jan Sing, Vice President Backend Development PT Infineon Technologies Batam. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis industri di UGM. Inisiatif ini selaras dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
UGM dan PT Infineon Technologies Batam berkomitmen untuk meningkatkan hubungan strategis melalui pengembangan kurikulum berbasis industri, perekrutan lulusan terbaik, serta peningkatan wawasan staf pengajar mengenai dunia kerja. Selain itu, kerja sama ini juga mendukung pendidikan berkelanjutan bagi karyawan PT Infineon Technologies Batam (SDG 4: Pendidikan Berkualitas) serta membuka peluang riset dan pengembangan bersama di bidang teknik dan sains, khususnya dalam inovasi teknologi industri elektronik dan semikonduktor (SDG 9: Inovasi dan Infrastruktur Industri).
Sebagai langkah implementasi, Fakultas Teknik UGM akan menjadi unit utama dalam menjalankan kerja sama ini, mengingat latar belakang teknologi industri yang kuat. Namun, dalam pengembangannya, Fakultas MIPA dan Sekolah Vokasi UGM juga akan dilibatkan secara aktif. Rencana tindak lanjut ini memungkinkan sinergi multidisiplin yang lebih luas, menciptakan model kolaborasi yang tidak hanya berbasis penelitian tetapi juga menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri melalui magang, proyek penelitian bersama, dan program akselerasi karier.
Prof. Wening Udasmoro menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah langkah maju bagi UGM dalam meningkatkan daya saing lulusan. “Kolaborasi ini sejalan dengan visi UGM untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami berharap kerja sama ini menjadi model kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Luh Jan Sing dari PT Infineon Technologies Batam menyatakan optimisme terhadap sinergi ini. “UGM merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami antusias berkontribusi dalam pengembangan pendidikan berbasis industri serta membuka peluang bagi lulusan UGM untuk berkembang di PT Infineon Technologies Batam. Kami yakin sinergi ini akan memberikan manfaat besar bagi dunia akademik dan industri,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, UGM dan PT Infineon Technologies Batam menegaskan komitmen mereka dalam membangun hubungan yang erat dan berkelanjutan antara akademisi dan industri. Dengan memperkuat koneksi antara pendidikan tinggi dan sektor industri, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menciptakan ekosistem inovasi yang mendorong riset, pengembangan, dan penerapan teknologi mutakhir di berbagai bidang industri.
(Penulis: Putri Hanin Mardhia, Foto: Firsto/Humas & Editor: Johan S.M.A.)