Universitas Gadjah Mada berkomitmen tinggi turut serta dalam pembangunan Indonesia di bidang pengabdian kepada masyarakat. Bukti komitmen tersebut dengan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UGM dan beberapa mitra, diantaranya Pemerintah Kabupaten Bangka, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, dan Universitas Widya Dharma Klaten di bidang pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan MoU berlangsung dalam acara talkshow yang bertajuk “Bahagia Mengabdi dengan Kuliah Kerja Nyata” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Ir. Pan Budi Marwoto, M.Si., Kepala Bappeda Kabupaten Kulon Progo, Ir. Agus Langgeng Basuki, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Widya Dharma, Drs. H. Purwo Haryono, M.Hum.
Rektor UGM dalam sambutannya menyampaikan bahwa UGM mempunyai jargon mengakar kuat, menjulang tinggi, bersatu padu dalam pembangunan dan kesejahteraan bagi sesama. Tanpa membedakan suku, ras, dan agama, kita semua bersatu saling tolong-menolong, demi nusa dan bangsa. “UGM sebagai pelopor akademik turun langsung terhadap setiap persoalan bangsa. Kerja sama dengan berbagai pihak sangat membantu mendukung pembangunan daerah,” tutur Rektor UGM.
Sedangkan Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., mengungkapkan bahwa melalui kerja sama ini diharapkan dapat dikembangkan dan diimplementasikan kegiatan di bidang pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia. Beliau menambahkan bahwa kerja sama ini dapat menciptakan dan mempererat persatuan bangsa agar tetap bersinergi dalam pembangunan daerah melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata di seluruh Indonesia. “Akan sangat baik apabila dalam pembangunan perguruan tinggi turut serta mensejahterakan masyarakat dan bangsa Indonesia tercinta”, pungkasnya.

