Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Kabupaten Asmat, Provinsi Papua menjalin kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama di Ruang Tamu Rektor UGM Senin (3/9) oleh Bupati Asmat Elisa Kambu S.Sos, dan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni (WRKSA) UGM, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., L.LM.
Pada kesempatan pertama Bupati Asmat menyampaikan ucapan terima kasih kepada dan rasa bangga kepada UGM yang selama ini telah membantu Kabupaten Asmat pada saat mengalami wabah penyakit campak dan gizi buruk. Bupati Asmat berharap melalui kerja sama ini diharapkan mempercepat pembangunan di Kabupaten Asmat. “Saya berkeyakinan sungguh bahwa niat baik UGM untuk bersama-sama dengan Pemda Asmat dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman ini adalah niat yang datang dari hati yang tulus, rasa tanggung jawab, dan kepedulian dari UGM dalam pembangunan Indonesia khususnya di Kabupaten Asmat” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Asmat menyampaikan bahwa Kabupaten Asmat merupakan kabupaten pemekaran yang saat ini sedang mengejar infrastruktur-infrastruktur. Diharapkan Pemkab Asmat bersama-sama dengan UGM mengawal percepatan pembangunan di Kabupaten Asmat.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Kabupaten Asmat beserta jajarannya dan menyambut baik adanya seremoni penandatanganan nota kesepahaman ini untuk membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Asmat. “Kami senang karena Bapak Bupati hadir dan memberikan banyak informasi tentang apa yang bisa kami lakukan untuk membantu saudara-saudara kita di Papua. Setelah MoU ini kita bisa diskusikan tentang apa saja yang perlu kami lakukan dan input dari Bapak Bupati sangat bermanfaat bagi kami,” terangnya.
Di akhir sambutannya WRKSA menyampaikan bahwa UGM memiliki Gugus Tugas Papua yang bertugas untuk membantu mengembangkan dan mempercepat pembangunan di Papua.
