Yogyakarta, 13 April 2026 – Seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Tanamal Phinisi Properti (TPP) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan UGM. Pihak TPP diwakili oleh Direktur Utama, Eka Firman Ermawan, sedangkan UGM diwakili oleh Dr. Danang Sri Harmoko, S.Si., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama (WR PPUKS). (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Direktur Utama TPP menyampaikan terima kasih atas kesempatan menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada yang dinilai sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Eka menjelaskan, “Kami memilih UGM karena ingin mendapatkan kajian yang independen dan berkualitas, tanpa pengaruh eksternal, serta melihat pengalaman UGM dalam memberikan kajian dan masukan kepada perusahaan maupun pemerintah.” Harapannya adalah kerja sama ini dapat memberikan manfaat terbaik bagi kedua belah pihak agar lebih tangguh. Ia juga menegaskan rasa bangga dan bahagia dapat hadir di Yogyakarta, di lingkungan Universitas Gadjah Mada. (SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).
Selanjutnya, WR PPUKS UGM memaparkan peluang kolaborasi antara UGM dan TPP dalam penelitian yang mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti sains, teknologi, rekayasa, sosial-ekonomi, hukum, dan keberlanjutan. (SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Dr. Danang menekankan pentingnya interaksi dengan dunia industri untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja yang layak. Kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut dalam berbagai proyek, termasuk yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya di Sulawesi, seperti kajian keberlanjutan dan manajemen wilayah pesisir. (SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).
UGM juga memiliki berbagai program yang melibatkan mitra lokal maupun internasional, serta terus mengupayakan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan industri. “Diskusi lebih lanjut diharapkan dapat memperjelas langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” pungkas Dr. Danang. (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Melalui kerja sama ini, diharapkan potensi yang dimiliki kedua belah pihak dapat terus disinergikan dan ditingkatkan sehingga saling memberikan manfaat dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Jalinan kemitraan ini diharapkan mampu melahirkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat menuju kehidupan yang sehat dan sejahtera, sekaligus mendukung kemajuan negeri tercinta, Indonesia. (SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
(Penulis: Jemy Partianto, Editor: Johan S.M.A, Fotografer: Anindya Rizky R.)
