Yogyakarta, 13 April 2026 – Seremoni penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Tanamal Phinisi Properti (TPP) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia berlangsung di Ruang Sidang Pimpinan UGM. Pihak TPP diwakili oleh Direktur Utama, Eka Firman Ermawan, sedangkan UGM diwakili oleh Dr. Danang Sri Harmoko, S.Si., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama (WR PPUKS). (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Tridharma
Yogyakarta, 10 April 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pelayanan Produk dan Jasa Perbankan serta Pengembangan Sumber Daya Manusia di Ruang Sidang Pimpinan UGM. Kolaborasi ini memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sektor perbankan untuk mendukung pendidikan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mantap, Panji Irawan, dan Rektor UGM, Prof. Ova Emilia. Melalui kerja sama ini, Bank Mantap menyediakan layanan perbankan yang komprehensif bagi UGM, mulai dari pengelolaan likuiditas hingga produk deposito, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan talenta, penelitian, dan penguatan infrastruktur pendidikan di kampus.
Jakarta, 28 Januari 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan signage UGM Kampus Jakarta sekaligus menerima dukungan kendaraan operasional berupa mobil listrik dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Kegiatan ini berlangsung di UGM Kampus Jakarta dan menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas serta kehadiran UGM di ibu kota, sekaligus mendorong mobilitas institusi yang ramah lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Vita Andrianty, SVP Institutional Banking BSI Kantor Pusat, secara resmi menyerahkan mobil listrik secara simbolik kepada Rektor UGM, Prof. Ova Emilia.
Yogyakarta, 9 Januari 2026 – Mengawali tahun 2026 Universitas Gadjah Mada (UGM) memperbarui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) yang telah berakhir pada tahun 2020. Kesepakatan Bersama yang ditandatangani langsung oleh masing-masing pucuk pimpinan ini tentang Tridharma Perguruan Tinggi yang melipuiti: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda memandang UGM menjadi mitra strategis Malut dalam membangun kualitas SDM melalui kolaborasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), penelitian, dan pengembangan birokrasi. Pertumbuhan ekonomi Malut yang tinggi belum inklusif karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sehingga diperlukan peningkatan keterampilan di bidang data, supply chain, AI (Artificial Intelligence), dan IT (Informasi Teknologi) untuk mendukung hilirisasi nikel dan industri baterai (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Maluku Utara yang menyumbang 50% nikel Indonesia (setara 20% nikel dunia) memiliki potensi besar bagi industri kendaraan listrik (SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur), namun masih membutuhkan dukungan pendidikan dan program studi terkait. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas)
Yogyakarta, 20 Mei 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Graha Rekayasa Utama resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta hilirisasi hasil rekacipta perguruan tinggi. Penandatanganan ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Usaha, Penelitian, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., dan Direktur Utama PT Graha Rekayasa Utama, Agung Rochmadi, pada Selasa (20/5), di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.
Yogyakarta, 6 Januari 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka tahun 2025 dengan kolaborasi strategis di bidang kesehatan, menjalin kerja sama tripartit dengan PT Stem Cell and Cancer Research Indonesia (PT SCCR) dan Yayasan Agung Putra Ibrahim (YAPI). Kerja sama ini mencakup Tridharma Perguruan Tinggi, penyediaan layanan medis, uji klinis, serta pengembangan riset dan teknologi stem cell. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., bersama Ketua YAPI, Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si., M.Ed., disaksikan oleh Rektor Universitas Agung Putra Indonesia (UAPI) yang saat ini masih bernama Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB), KH. Prof. Dr. Ahmad Rofiq, M.A., beserta beberapa wakil rektor. Kolaborasi ini mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Yogyakarta, 24 September 2024 – PT PAL (Penataran Angkatan Laut) Indonesia, salah satu industri strategis BUMN yang memproduksi alat utama sistem pertahanan Indonesia khususnya untuk matra laut, mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka program PAL Goes to Campus. Program ini mencakup berbagai kegiatan, diawali dengan jumpa pers yang dipimpin oleh CEO PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kaharuddin menegaskan bahwa PT PAL memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan dunia maritim kepada perguruan tinggi. Dunia maritim, jelasnya, tidak hanya relevan bagi jurusan atau program studi kelautan/kemaritiman, tetapi juga bagi semua disiplin ilmu, terutama yang berkaitan dengan teknologi. Inisiatif ini selaras dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Yogyakarta, 30 Agustus 2024 – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mengimplementasikan perjanjian kerja sama yang telah terjalin melalui beberapa program di bidang Tridharma Perguruan Tinggi dan layanan perbankan. Salah satu program yang diresmikan hari ini adalah bantuan dari PT BRI melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), yang di-branding sebagai Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL). BRI memberikan bantuan berupa 50 unit alat pemilah sampah anorganik yang akan didistribusikan ke seluruh fakultas dan unit di lingkungan UGM, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 242.016.075,-. Program ini merupakan bagian dari kontribusi terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Program Kampus Hijau di Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan bagian dari pengembangan pendidikan untuk memperkuat implementasi Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan (EfSD, Education for Sustainable Development). UGM berupaya mencapai tujuan tersebut melalui Strategi Utama Pengembangan di bidang sarana dan prasarana yang tertuang dalam dokumen Rencana Strategis UGM tahun 2022-2027, yaitu pengembangan ekosistem pendukung dan atmosfer kampus yang ramah lingkungan (SDG 4 Pendidikan Berkualitas).
Pengembangan ekosistem pendukung mencakup infrastruktur yang memenuhi kebutuhan Tridharma secara tepat guna, cerdas, sehat, nyaman, aman, ramah lingkungan, estetik, dan berkelanjutan. Tujuan ini adalah untuk menunjang aktivitas sivitas akademika secara kondusif dan produktif, sejalan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Yogyakarta, 14 Mei 2024 – Hotel UC UGM menjadi venue Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goal (SDG) 17, yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Acara ini dilanjutkan dengan Kuliah Publik bertema “Pengembangan Kota Rendah Emisi Karbon di Indonesia” yang relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas.
Kepala Pusat Studi Energi (PSE) UGM, Prof. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyatakan bahwa perubahan iklim telah terjadi, dan oleh karena itu diperlukan transisi energi untuk mengurangi dampak negatifnya, yang sejalan dengan SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau. Sejak tahun 2017, UGM bersama ITB dengan dana dari USAID (Pemerintah Amerika) memulai proyek pengurangan emisi karbon di Kota Makassar, yang dipilih dari dua kota lainnya di Indonesia, yaitu Jakarta dan Banyuwangi. Proyek ini mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim. Kerjasama lintas daerah dan internasional ini terus berlanjut dengan pendanaan dari National Science Foundation (NSF) dan terakhir dari US Department of State (Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat), melalui program Net Zero Carbon Communities (NZCC) di Kota Makassar. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk transisi energi dan menciptakan kota hijau, sesuai dengan SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.