Yogyakarta, 27 Agustus 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT TVS Motor Company Indonesia memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui inisiasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kesepakatan tersebut ditandatangani di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Kamis (27/08), oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran (WR PP) UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., dan Director PT TVS Motor Company Indonesia, Rajesh Ramani. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Director PT TVS Motor Company Indonesia, Rajesh Ramani, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan kerja sama dengan UGM. Menurutnya, hubungan antara TVS dan UGM memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan, terlebih telah terdapat sejumlah alumni UGM yang bergabung dan berkarier di PT TVS Motor Company Indonesia. Keberadaan para alumni tersebut menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat hubungan antara kedua institusi.
PT TVS Motor Company Indonesia merupakan bagian dari TVS Motor Company, perusahaan otomotif yang memiliki sejarah panjang selama lebih dari satu abad. Di Indonesia, TVS telah hadir sejak 2007 dengan fasilitas manufaktur yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam mengembangkan bisnis sekaligus membangun sumber daya manusia di Indonesia.
Rajesh Ramani juga menyampaikan bahwa PT TVS Motor Company Indonesia terus berupaya membangun organisasi yang dikelola secara profesional dan memiliki standar kerja yang kuat. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UGM dinilai penting untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan talenta muda yang memiliki kompetensi dan kesiapan untuk berkembang di lingkungan profesional. (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
Salah satu bentuk kolaborasi yang menjadi perhatian dalam kerja sama ini adalah program magang mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis. WR PP UGM, Prof. Wening Udasmoro, menyampaikan bahwa pengalaman magang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia kerja profesional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat melengkapi pembelajaran di ruang kelas dengan pemahaman mengenai budaya kerja, tanggung jawab profesional, serta penerapan kompetensi dalam situasi nyata.
Program magang tersebut antara lain dapat melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, serta mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UGM. Keterlibatan lintas bidang ini membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk memahami bagaimana beragam kompetensi berkontribusi dalam operasional dan pengembangan industri otomotif. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas)
Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia industri. Bagi UGM, kerja sama dengan industri memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional sekaligus bagi sivitas akademika untuk memahami perkembangan dan kebutuhan dunia kerja. Sementara bagi industri, kemitraan ini menjadi sarana untuk berkontribusi dalam menyiapkan talenta yang kompeten dan adaptif.
UGM dan PT TVS Motor Company Indonesia berharap perpanjangan kerja sama ini dapat diterjemahkan ke dalam program-program yang konkret, terukur, dan berkelanjutan. Penguatan hubungan antara kedua pihak diharapkan tidak hanya menghasilkan manfaat kelembagaan, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk berkembang, memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, serta mendorong inovasi yang mendukung kemajuan industri dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan sinergi tersebut, UGM dan PT TVS Motor Company Indonesia diharapkan dapat membangun kemitraan yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dan industri dalam menciptakan sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

(Penulis: Putri Hanin Mardhia, Editor: Jemy Partianto, Fotografer: Fadel Gama Putra)