Yogyakarta, 27 Oktober 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) kembali memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Pusat UGM. Kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2018 ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, penguatan sektor jasa keuangan, riset akademik, serta pembangunan ekonomi dan infrastruktur nasional. (SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)



Dalam sambutannya, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT SMI untuk terus berkolaborasi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pembaruan MoU ini akan ditindaklanjuti dengan berbagai program strategis, di antaranya penyediaan tenaga ahli, magang mahasiswa, studi lanjut, kuliah tamu, kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga kajian pembangunan daerah bersama sejumlah fakultas di lingkungan UGM. (SDG 4: Pendidikan Berkualitas)
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, PT SMI juga menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan mahasiswa melalui penyerahan bantuan alat olahraga untuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Bantuan tersebut berupa bola sepak, bola futsal, dan bola voli yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi mahasiswa di bidang olahraga.
Kerja sama antara kedua institusi terus berkembang melalui berbagai inisiatif, termasuk dukungan fasilitas pembiayaan bagi Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, kajian klastering daerah, program peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penelitian bersama, serta kegiatan diseminasi pengetahuan yang mendukung pembangunan daerah berbasis riset dan data. (SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT SMI, Dr. Reynaldi Hermansjah, turut memberikan kuliah umum bertajuk“Peran sebagai Development Finance Institution dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah” kepada sekitar 150 mahasiswa UGM. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya peran lembaga pembiayaan pembangunan dalam menjawab kebutuhan infrastruktur dan mengatasi keterbatasan kapasitas pendanaan daerah. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pembiayaan, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara pembiayaan, pembangunan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
Kolaborasi UGM dan PT SMI menjadi contoh nyata sinergi antara perguruan tinggi dan Badan Usaha Milik Negara dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Kedua pihak berharap kemitraan ini terus berkembang dan menghasilkan inovasi serta karya nyata yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
(Penulis: Jemy Partianto, Editor: Johan S.M.A., Fotografer: Fadel Gama Putra)


